Home Hukum Binsar Gultom Usulkan Tes Keperawanan Sebelum Menikah

Binsar Gultom Usulkan Tes Keperawanan Sebelum Menikah

373
SHARE
hakim binsar gultom

Buletin Indonesia News Jakarta, — Hakim Binsar Gultom menyebut perceraian sebagai pelanggaran Hukum Negara dan Hukum Tuhan. Oleh sebab itu, syarat pasangan menikah harus dinaikkan dari 19 tahun menjadi 25 tahun bagi laki-laki dan 16 tahun menjadi 19 tahun bagi perempuan. Bahkan, bila perlu diadakan tes keperawanan.

Binsar mengatakan “Perceraian dan kekerasan dalam rumah tangga merupakan pelanggaran Hukum Negara dan Hukum Tuhan. Jadi apabila belum memahami makna perkawinan, jangan coba-coba menikah dulu.”

Hakim Binsar Gultom

 

Hal itu tertuang dalam buku Binsar yang berjudul ‘Pandangan Kritis Seorang Hakim’ Nama hakim Binsar dikenal publik saat menjadi majelis Hakim Jessica Kumala Wongso. Menurut Binsar, perkawinan adalah Istana Agung. Karena dari keluarga itulah muncul produk, tunas-tunas masa depan bangsa.

Namun, Binsar tidak menutup mata banyaknya masalah dalam rumah tangga. Cukup pelik, lebih parah mengurusi pekerjaan di kantor. Bahkan, tidak sedikit yang berujung kepada kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Bila hal itu terjadi, Binsar akhirnya mengakhiri relasi rumah tangga tersebut.

“Perkara perceraian dan KDRT yang saya tangani sejak 1996 hingga sekarang ada sekitar 250 perkara,” tulis Binsar dalam halaman 213.

Menurut Binsar, perceraian dewasa ini dilatarbelakangi berbagai macam motif, salah satunya KDRT. Bentuk KDRT yang ia temui seperti kekerasan fisik hingga kekerasan seksual. Dari orang tua memperkosa anak sendiri hingga menjual anak sendiri untuk jadi PSK. Dengan banyaknya masalah perkawinan, maka Binsar menilai perlu direvisi UU Nomor 1/1974 tentang Perkawinan.

“Sebaiknya perempuan menimal menikah usia 21 tahun, sedangkan pria minimal 25 tahun dengan salah satu syarat salah satu pihak memiliki penghasilan tetap”.

Jika ternyata sudah tidak perawan lagi, maka perlu tindakan preventif dan represif dari Pemerintah. Barangkali, kata Binsar’ pernikahan bisa ditunda dulu.

Reporter : Ade R/op

Facebook Comments