Kasus Jennifer Dunn Menambah Catatan Hitam di Sepanjang Tahun 2017

Buletin Indonesia News

JAKARTA, — Kasus Artis sekaligus foto model Jennifer Dunn ditangkap anggota Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya di rumahnya, Jalan Bangka Xl C No 2 RT 001 RW 010, Kelurahan Pela Mampang, Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.

Penangkapan ini menambah panjang daftar hitam kasus narkoba yang menjerat Jennifer. Sebelumnya, Jennifer sudah dua kali berurusan dengan polisi atas kasus narkoba yakni pada 2005 dan 2009.

Jennifer ditangkap setelah polisi menangkap seorang pria berinisial FS di Jalan Rukun No 27B, RT 002 RW 005, Kelurahan Pejaten Timur, Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Pria berusia sekitar 40 tahun dan kulit putih, badan gemuk, serta rambut pendek ini ditangkap dengan barang bukti narkoba di salah satu saku celana.

Kasubdit I Narkoba Polda Metro Jaya AKBP Jean Calvijn mengatakan “Barang buktinya satu kotak bekas rokok yang di dalamnya berisi satu plastic klip yang di dalamnya diduga berisi narkotika golongan l jenis sabu dengan berat brutto 0,6 gram,” ujarnya.

FS buka suara, Dia menyebut barang haram itu pesanan artis Jennifer Dunn. Jennifer disebut-sebut memesan satu gram sabu kepada FS. Polisi langsung menyambangi rumah Jennifer dan menangkapnya. Saat ditangkap, Jennifer sedang berada di dalam kamarnya.

“Saat itu sendiri ya, ada keluarga, tapi tidak ada hubungan dengan kasus narkoba ini. Tampak fisik kita lihat sadar, tapi kita lakukan tes urine saat itu, positif,” katanya.

Polisi tidak menemukan narkoba jenis sabu yang dipesan Jennifer. Polisi hanya menemukan barang bukti satu buah alat sedotan pipet plastic yang diduga digunakan untuk menyendok sabu dari plastic ke dalam cangklong serta satu unit telepon genggam merek Samsung. Dari telepon genggam itu terungkap komunikasi dan percakapan antara Jennifer Dunn dan TS terkait pemesanan narkoba.

“Dikuatkan dari isi percakapan WhatsApp dari HP milik tersangka FS ke JD,” ucapnya.

Calvijn juga menegaskan, FS bukanlah Faisal Haris yang disebut-sebut suami siri Jennifer Dunn. FS merupakan kurir narkoba yang berhasil ditangkap berkat informasi masyarakat.

Jennifer memesan 1 gram sabu kepada FS pada Sabtu (30/12/17). Harganya Rp 850.000. Barang haram itu untuk dikonsumsi pribadi. Namun saat itu barang pesanannya tak tersedia dan baru dikirim sebagian pada Minggu (31/12/17) pagi. Mereka bertemu di salah satu restoran cepat saji di kawasan Kemang. Jennifer langsung mengonsumsi barang haram yang diterimanya itu.

Pada sore harinya, FS hendak mengantar sisa sabu yang dipesan Jennifer. Namun barang haram pesanan Jennifer itu tak pernah sampai ke tangannya lantaran polisi bergerak cepat meringkus FS. Besar kemungkinan, sabu tersebut akan digunakan Jennifer untuk pesta malam tahun baru.

Di tempat yang sama Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya menambahkan “Semua kemungkinan bisa terjadi ya,” tambahnya.

Atas perbuatannya, Jennifer Dunn terancam dipenjara paling singkat lima tahun dan paling lama 20 tahun. Selain itu, Jennifer juga terancam terkena denda paling sedikit Rp 1 miliar dan paling banyak Rp 10 miliar.

Reporter : Ade R/Op

Beri Komentar!