by

12 Ribu Pesantren di Jawa Barat Dukung Aher di Pilpres 2019

Buletin Indonesia News, Tasikmalaya, – Sebanyak 12 ribu Pondok Pesantren yang tergabung dalam Badan Kerjasama Pondok Pesantren Indonesia (BKPPI) Jawa Barat sudah sepakat memberikan dukungan penuh kepada Ahmad Heryawan (Aher) untuk maju di Pilpres 2019.

Sekretaris Umum BKSPPI, H. Muhammad Aminudin, M.Ag saat di temui di kediamannya Kamis (02/08/2018) mengatakan dukungan untuk Aher mantan Gubernur Jawa Barat. Aher merupakan sosok yang bijaksana, agamis, cinta masyarakat, umat dan agama (Islam). Dia juga menilai selama Aher memimpin, wilayah Jawa Barat mengalami banyak kemajuan, baik dari sisi ekonomi, keagamaan, infrastruktur dan IPM (Indeks Pembangunan Manusia) yang semakin meningkat.

Aminudin yang juga Pimpinan Pondok Pesantren Sulalatul Huda, Tasikmalaya menambahkan dukungan untuk Aher bukan secara lisan saja melainkan dukungan dengan tindakan mensukseskan menggunakan strategi Arah Mata Angin.

“Nanti kita lihat partai koalisinya apakah kita dukung sebagai Calon Presiden atau Wakil Presiden. Tapi minimal jadi Wakil Presidenlah, tetapi sosok Calon Presidennya adalah dari basik Militer karena memahami dan mampu menjaga keutuhan teritorial negara ” kata Aminudin sekaligus ketua DKM Masjid Agung Tasikmalaya. Menurut Aminudin, Aher adalah figur yang layak memimpin negara karena selama kepemimpinan beliau di Jawa Barat semuanya baik-baik saja.

Jawa Barat sebagai tolok ukur dalam perhelatan politik mampu di kendalikan oleh Aher sehingga layak di dorong dan di dukung di Pilpres (Pemilihan Presiden) nanti. Lebih jauh Aminudin mengatakan, barisan dukungan untuk Aher nantinya adalah murni non partai. “Kita akan bergerak memberikan dukungan di luar strategi Partai. Kita bergerak dan biarkan juga partainya bergerak. Yang jelas, kita cinta sosok Aher” ungkapnya.

Lanjutnya, minimal 80 persen para ulama akan memberikan dukungan untuk Aher dan berharap bisa 100 persen. Yang namanya Politik, pasti ada saja pro kontra terhadap dukungan, kendati demikian dirinya meminta agar jangan saling mengganggu, memfitnah, apalagi sampai harus terjadi gesekan” tambah Aminudin. Kita para Ulama punya hak untuk menentukan pilihan dan bukan berarti kita harus saling bermusuhan. Kita adalah penyejuk dalam setiap kejadian, dan kita juga layak di pimpim oleh pemimpin yang agamis” paparnya. *Agus Firman

Comment

Berita Terbaru