by

Kapolres Ciamis Ungkap 2 Kasus Kriminal

Buletin Indonesia News
CIAMIS, — Kepolisian Resort (Polres) Ciamis yang di pimpin Kapolres, AKBP. Bismo Teguh Prakoso, S.H., M.H., S.Ik., mengungkap dua kasus dalam konferensi Pers yang berlangsung di Mapolres Ciamis, Rabu 08 Agustus 2018.
Bismo menjelaskan,  pelaku krimininal berinisial R (27) warga Dusun/Desa Cieurih Kecamatan Cipaku Kabupaten Ciamis yang di tangkap Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) di wilayah Kalipucang Pangandaran dengan barang bukti satu buah Handphone berwarna hitam merek Samsung J2 Pro.

Dalam pemaparannya, Bismo mengatakan tersangka R beberapa waktu lalu di duga menjambret Arafat yang sedang bermain HP di rumahnya sambil menunggu pelanggan warung.

“Arafat yang tadinya bersama Azka dan Nayla di tinggal sementara karena Azka memanggil ibunya ke dalam rumah saat Tersangka hendak membeli bensin. Di saat Arafat sedang bersama Nayla, Tersangka pun langsung merampas HP Korban (Arafat_Red) lalu kabur. Atas kejadian itu, Satreskrim berhasil mengungkap kasus tersebut dan Tersangka di jerat pasal 365 ayat 1 KUHP dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara”, ungkap Bismo.

Sementara itu, Kapolres juga mengungkap Tersangka Residivis Narkoba asal Cilacap yang di duga mencuri tiga buah Baterai BTS PT Telkom di wilayah Kalipucang Kabupaten Pangandaran.  Dari hasil keterangan tersangka, batu baterai tersebut akan Ia jual kepada temannya yang merupakan pedagang kiloan (rongsok) di Aji Barang Cilacap Jawa Tengah.

“Namun hal ini akan terus kita dalami karena berdasarkan informasi yang kita terima satu buah baterai tersebut harganya bisa mencapai 80 juta rupiah”, ujar Bismo.

Ia menjelaskan, tersangka yang berinisial DS (25) ini di duga beraksi dengan ke empat rekannya yang saat ini masih DPO. “Mereka bekerjasama dalam menjalankan aksinya ini, ada yang berperan untuk mengawasi,  lalu ada yang berperan membobol pintu gerbang pagar kemudian merusak kotak baterai, hingga baterai tersebut berhasil mereka gondol” papar Kapolres. Akibat perbuatannya pelaku juga dijerat dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.
(Lilis*)

Comment

Berita Terbaru