by

HMI Ciamis: Pertanyakan Rasionalisasi Anggaran Revitalisasi Alun-Alun Ciamis

Buletin Indonesia News, Ciamis – Ketua Bidang Lingkungan Hidup (LH) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Ciamis Hernawan mempertanyakan terkait Rasionalisasi Anggaran Revitalisasi Alun-alun Ciamis. Banyaknya pemberitaan yang berkembang di masyarakat terkait revitalisasi Alun-alun Ciamis mengundang perhatian semua kalangan, terlebih mega proyek ini menelan anggaran sebesar 21 milyar yang bersumber dari anggaran daerah Pemerintah Kabupaten Ciamis” Ungkapnya saat ditemui tim media di Sekretariat HMI Cabang Ciamis, Rabu (07/08/2018).

Hernawan menyampaikan, “Sebagai upaya kepedulian HMI Cabang Ciamis terhadap pembangunan di Tatar Galuh ini, kita patut mencermati  mulai dari perencanaan sampai realisasi Revitalisasi Alun-alun Ciamis agar sesuai harapan semua pihak. Disamping itu kita juga mempertanyakan rasionalisasi anggaran yang cukup fantastis ini sesuai dengan prinsip yang termaktub dalam UU No. 14 Tahun 2008 tentang  Keterbukaan Informasi Publik (UU KIP)” ungkapnya.

Terkait Detail Engineering Design (DED) Hernawan juga mengungkapkan,  ” konsep DED banyak design yang tidak mengandung sama sekali filosofis kearifan lokal Kabupaten Ciamis, seperti adanya diamond yang menurut kita tidak ada hubungannya dengan kearifan lokal Kabupaten Ciamis meski konsep yang akan direvitalisasi itu lebih modernis. Alangkah baiknya memasukan design kearifan lokal seperti bebegig, kujang, atau icon lain yang mewakili local wisdom Tatar Galuh, pungkasnya.

Dan yang paling penting, kami berharap Pemerintah Kabupaten Ciamis cermat dan matang dalam pengalokisan uang rakyat, prinsipnya efektif dan efisian, jangan terlalu menghamburkan anggaran yang fantastis untuk revitalisasi Alun-alun Ciamis karena dirasa revitalisasi ini terlalu boros, ada yang mesti diprioritaskan semisal pengembangan ekonomi kreatif, pengembangan destinasi wisata baru dan sektor-sektor produktif lainnya yang bisa menambah kas daerah, ungkapnya sebagai penutup. red*ATA

Comment

Berita Terbaru