by

Bedog Manur Buatan Banjar Sudah Sampai ke Jepang 


Buletin Indonesia News. BANJAR- Bedog Manur (Manuk Janur) buatan desa Cibeureum Kota Banjar sudah sampai Jepang. Keunikan bedog tersebut terletak pada ukirannya. 

Golok atau orang sunda sering menyebutnya bedog menjadi kerajinan turun temurun yang masih dilestatikan hingga kini. Terbukti di Kota Banjar ada pengrajin bedog yang masih menggunakan alat tradisional dalam pembuatanya. 

Radianto (54) warga asli Cibeureum saat kegiatan Media saba desa menjelaskan bahwa bedog Manur memiliki Ciri Khas yang unik dari bedog lain. 

“Ciri khas Bedog Manur ada di gagangnya, kepala gagang nya berbentuk manuk janur, yang terbuat dari tanduk kerbau menjadi nilai artistik yang tinggi” ucapnya

Lanjut Rudianto bedog manur yang ia buat pernah dibawa oleh orang Banjar untuk dikenalkan ke jepang. Dulu ada kolektor orang Banjar membeli bedog manur untuk dikirim dan dikenalkan ke jepang, kebetulan ia bekerja disana. 

Dalam pembuatan bedog manur diperlukan waktu 1,5 hari dalam proses penyepuhan atau pembuatan mata bedog nya, sedangkan untuk menyelesaikan bedog utuh, ia tidak bisa memastikan, karena kelangkaan bahan yang didatangkan dari luar kota. 

“Dalam sebulan obet bisa membuat 25-30 buah bedog yang ia jual dalam kisaran 350 rb sampai dengan 700 ribu. Terangnya

Kepala Desa Cibereum Yayan Sukirlan usai kegiatan saba desa mengatakan, bedog manur merupakan produk asli desa Cebereum, hasil kreatifitas dari masyarakat yang perlu mendapatkan perhatian lebih.

“Sudah seharusnya kita harus merangkul para pengrajin yang kreatif, termasuk pengrajin senjata tradisional seperti bedog manur” tutupnya.

(Dayu)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *