by

Kesbangpol Pangandaran Sosialisasikan Bahaya Narkoba di Lingkungan Sekolah

 

Kepala BNNK Ciamis saat menjadi narasumber dalam kegiatan sosialisasi bahaya narkoba di SMKN 2 Pangandaran

Buletin Indonesia News Pangandaran,– Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Pangandaran menggelar sosialisai bahaya narkoba kepada 75 pelajar SMKN 2 Pangandaran melalui Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) dengan materi yang bertema “Meningkatkan Kewaspadaan Dini Masyarakat Bagi Generasi Muda”.

Menurut Holis Solehudin, S.Pd.I., Wakasek Bidang Kesiswaan SMKN 2 Pangandaran mengapresiasi kegiatan yang di gagas oleh Kesbangpol ini apalagi yang menjadi sasaran dari Penyalahgunaan Narkoba saat ini yaitu para remaja yang masih duduk di bangku sekolah.

“Seyogyanya kegitan ini pula untuk terus dilaksanakan secara kontinyu sehingga para pelajar mempunyai kemampuan untuk menolak narkoba dan tidak berani untuk mencoba- coba narkoba”, paparnya, Sabtu, (08/09/18).

Sementara itu Kepala Kesbangpol Kabupaten Pangandaran Solih A.P., M.Si., dalam sambutannya menjelaskan saat ini Kabupaten Pangandaran di klaim sebagai kabupaten pariwisata, hal itu akan membawa konsekuensi menjadi daerah terbuka termasuk terbuka dari pengaruh dan peredaran narkoba.

Oleh karena itu kata Solih, perlu diambil satu tindakan awal untuk penanggulangan sedini mungkin sebagai benteng perlawanan terhadap narkoba mulai dari bangku sekolah.

“Kedepannya Kami akan terus meningkatkan kegiatan seperti ini di seluruh sekolah yang ada di Kabupaten Pangandaran yang bekerja sama dengan pihak BNN dan instansi terkait di wilayah Kabupaten Pangandaran, semisal dengan Dinas Pendidikan”, bebernya.

Dalam kegiatan yang sama Kepala BNNK Ciamis AKBP Yaya Satyanagara, S.H., bertindak sebagai narasumber menjelaskan bahwa permasalahan narkoba merupakan kejahatan luar biasa (exrtraordinary crimes), serta kejahatan serius (serious crimes) yang dapat mengancam wawasan kebangsaan negara ini.

Ia menjelaskan, Peredaran narkotika tidak hanya diperkotaan besar saja namun sudah merambah ke pelosok desa, maka upaya pencegahan harus terus ditingkatkan salah satunya dengan kegiatan seperti ini.

“Pemberdayaan Masyarakat Anti Narkoba adalah upaya memobilisasi seluruh sumber daya yang ada untuk meningkatkan keberdayaan masyarakat termasuk pelajar dalam penanganan narkoba yg meliputi upaya pencegahan, rehabilitasi dan pemberantasan”, terangnya.

Reporter : Lilis

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *