by

Tunggakan Pelanggan PDAM Tirta Galuh Ciamis, Capai 1,3 Milyar

Keterangan : PDAM Tirta Galuh Ciamis

Buletin Indonesia News
CIAMIS, — Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Galuh Ciamis menanggapi tuntutan Mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Ciamis terkait rencana kenaikan tarif dan kerugian PDAM yang mencapai 1,3 M sehingga pendapatan yang masuk ke PDAM per tahunnya hanya 300 juta.

Melalui Konferensi Pers yang di Pimpin Kabag. Humas PDAM Tirta Galuh Dadan Firdaus bersama Sekretaris Dewan Pengawas PDAM Tirta Galuh Ciamis, Endang ST dan Kabag Keuangan PDAM, Hamsi Yudi Purwanto menjelaskan rencana penyesuaian Tarif keputusannya ada di Bupati selaku pemangku kebijakan. “Kita hanya mengusulkan berdasarkan kajian managerial PDAM sesuai regulasi dan analisa manajemen. Salah satu faktor adalah membengkaknya biaya operasional dan perawatan jaringan. Sehingga kita perlu mengkaji dan mengusulkannya kepada Bupati” ujar Dadan.

Dia menambahkan, kerugian Rp1,3 miliar seperti yang di pertanyakan, bukan berarti PDAM mengalami rugi secara materi, tetapi dana senilai Rp1,3 miliar itu merupakan tunggakan pelanggan yang belum dibayar. Dana sebesar itu adalah proyeksi pendapatan yang harus masuk karena masih berada di pelanggan yang selama ini terus dilakukan penagihan. Itu adalah pembayaran air yang sudah mereka gunakan, jadi harus dibayar karena kami anggap air sudah terjual,” katanya, Kamis (13/9/2018).

Dijelaskan Dadan, PDAM bergerak sebagai fungsi perusahaan dan fungsi sosial, khusus untuk musim kemarau saat ini saja terhitung 30 Juli sampai 7 September 2018 PDAM sudah mendistribusikan air bersih gratis kepada warga yang membutuhkan sebanyak  332 ribu liter.
Menurutnya, berdasarkan perhitungan rata-rata kebutuhan dasar penggunaan air setiap orang menghabiskan 90 liter/orang/hari, jika dihitung dengan tarif saat ini dinominalkan hanya Rp315/hari, jika dalam satu bulan per orang terkena Rp9.450,- “Sedangkan dengan rencana penyesuaian tarif baru dari pemakaian 90 liter/orang/hari Rp Rp387, untuk mencukupi kebutuhan dasar perbulan/orang hanya Rp11.600,- ” pungkas Dadan.

Lanjutnya ““PDAM Tirta Galuh diaudit kinerja oleh BPKP/ BPK RI, dan keuangan oleh akuntan publik sebagai lembaga yang secara aturan punya kewenangan dan kemampuan kredibilitas untuk mengaudit PDAM.  Jadi tidak ada masalah dengan kinerja atau pun keuangan, karena semua sudah dilakukan audit sesuai aturan. Alhamdulillah dari hasil audit kita selalu mendapat predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP)”.
Dadan menyampaikan hal ini usai Direktur PDAM Tirta Galuh, Cece Hidayat menerima dan menanggapi HMI Ciamis.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *