by

Warga Kesal dan Kecewa dengan Pendaftaran online di RSUD Cideres Majalengka, Tidak Ada Sosialisasi Sebelumnya

 

 

Buletin Indonesia News,

Majalengka — RSUD Cideres tidak biasanya dipenuhi warga yang akan berobat, mereka berjubel-jubel untuk menunggu panggilan antrian, jum’at 3 mei 2019. Hampir semua warga yg datang ke Rumah Sakit saat itu merasa kesal dan menggerutu karena merasa dipermainkan dengan antrian pendaftaran online yang baru diterapkan oleh RSUD Cideres-Majalengka.

Pasien yang menunggu antri panggilan pendaftaran di RSUD Cideres Majalengka

Dari pantauan BuletinĀ  Indonesia News seorang warga AW mengaku sudah 4 jam menunggu panggilan antrian tersebut.

” Peraturan baru ini bukannya memberikan peningkatan pelayanan ini malah membuat kesal dan cape menunggu yang belum pasti kapan di panggil,” ucap AW saat menunggu antrian dengan kecewa atas pelayanan yang ada.

Lanjut AW, dulu kita datang ke rumah sakit ini langsung ambil antrian, tapi hari ini harus isi form dulu baru kemudian nomor antrian yang diberikan oleh petugas.

” Saya heran bukan cuma yang baru, tetapi pasien-pasien lama dan yang lainpun mengalami hal yang sama,” jelasnya.

Sedangkan menurut Direktur rumah sakit Cideres Dr. H. Asep Suandi, M.Epid mengatakan bahwasanya keadaan ini memang terjadi, alasannya kami pihak Rumah sakit sedang menerapkan pelayanan pendaftaran online.

“karena kurangnya sosialisasi sehingga masyarakat banyak yang tidak tahu dengan adanya pendaftaran online,”diakui direktur.

Dikatakan Dr. H. Asep keadaan ini tidak akan berlarut-larut karena kami pihak rumah sakit sudah melakukan yang terbaik berdasarkan hasil kajian team IT dan rekam medik. “hasil evaluasi akhir untuk pasien lama cuma membutuhkan waktu 2 menit 20 detik, dan untuk pasien baru membutuhkan waktu 4 menit 60 detik,”paparnya.

Lanjut Direktur, untuk melakukab hal yang baru pasti canggung dan serba salah akan tetapi lama-lama kita akan terbiasa dan pihak rumah sakit Cideres tidak akan mempersulit masyarakat yang berobat.

“Kami selalu memberikan pelayanan yang maksimal dalam kenyamanan, ketertiban yang utama untuk kesembuhan pasien,”tegasnya.

(Emma/Jen)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *